Pilkada DKI; Pasangan Ahok-Djarot Sudah Bertarung Secara Tak Jujur
Portal Ummat - Menurutnya, langkah politik Ketum PBNU dan kroni-kroninya patut dimintai pertanggungjawaban secara serius. Mengingat tindakan tidak elok yang dilakukan telah merendahkan kehormatan dan wibawa NU.Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengakui, dan juga menyayangkan video kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, berbau isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).


"Kami sangat menyayangkan ada kampanye yang berbau SARA, baik itu agama suku dan ras," ujar Kepala Bidang Perkotaan dan Masyarakat Urban LBH Jakarta, Nelson Nikodemus Simamora, di kantornya, Jakarta, Rabu (12/4).

Dikatakan Nelson, seharusnya partai politik yang mengusung pasangan calon memiliki tanggung jawab agar dalam melakukan kampanye tidak menyinggung isu sensitif yang mengakibatkan perpecahan di masyarakat seperti SARA.

"Bertarunglah secara jujur, jangan mempertaruhkan minoritas," ucap Nelson.

Diketahui, akibat video kampanye tersebut, tim Ahok-Djarot dilaporkan ke Bawaslu dan Bareskrim Mabes Polri.

Dalam video berdurasi dua menit itu, terekam sejumlah orang berpakaian peci dengan pakaian jubah putih sedang melakukan demonstrasi. Tidak berhenti disitu, demonstran juga terekam membawa spanduk yang bertuliskan ajakan provokatif "Ganyang Cina".

Dengan adanya video itu, Tim Ahok-Djarot dinilai telah memojokkan, sekaligus menggambarkan umat Islam sebagai pelaku kekerasan. (rmoljakarta)

0 komentar:

Posting Komentar

 
PORTAL UMMAT © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top